Sendawar – Sandiwara Begal yang Seorang wanita berinisial SU (32), warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban nekat berpura-pura jadi korban begal, Senin (15/9/2025).
Skenario bubar ketiga polisi mendapatkan sejumlah petunjuk yang mengungkap si ibu bualnlah korban begal.
Bak pemain sinetron, ia merancang sandiwara dengan berpura-pura menjadi korban begal demi menghindari kewajiban membayar angsuran motor kreditnya.
Kejadian itu terjadi pada 1 September 2025 di belakang Gedung RSUD dr. R. Koesma Tuban.
Untuk meyakinkan aksinya, SU bahkan nekat memukul kepalanya sendiri menggunakan sebongkah batu.
Tak hanya itu, ia juga menyayat tangannya dengan cutter hingga berdarah-darah.
Setelah itu, SU berakting terkapar di pinggir jalan. Warga yang menemukan kondisinya dengan darah bercucuran langsung memberikan pertolongan.
Saat ditanya, SU mengaku baru saja dibegal orang tak dikenal dan merampas motor Honda Vario nopol S 2190 EAG miliknya.
Baca Juga : Pengedar Sabu-sabu di Bangkalan Madura Simpan Senpi Revolver

Warga percaya dengan cerita tersebut. Dan langsung memeriksakan SU di rumah sakit, kemudian ia melanjutkan aksinya dengan melapor ke Satreskrim Polres Tuban.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan adanya kejanggalan.
Menurut Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Tuban, IPDA Moch Rudi, setelah petugas melakukan penyelidikan ternyata apa yang di laporan SU itu palsu.
“Setelah kita cek CCTV dan bukti-bukti lain, ternyata laporan tersebut palsu,” ujarnya.
Kecurigaan polisi semakin kuat lantaran SU kerap mangkir saat dipanggil ke kantor Satreskrim.
Hingga akhirnya, ia mengakui bahwa aksi itu hanya sandiwara belaka.
warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban nekat berpura-pura jadi korban begal, Senin (15/9/2025).
IPDA Moch Rudi, setelah petugas melakukan penyelidikan ternyata apa yang di laporan SU itu palsu.
ia merancang sandiwara dengan berpura-pura menjadi korban begal demi menghindari kewajiban membayar angsuran motor kreditnya.
Warga yang menemukan kondisinya dengan darah bercucuran langsung memberikan pertolongan, Menurut Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Tuban.
SU berakting terkapar di pinggir jalan. Warga yang menemukan kondisinya dengan darah bercucuran langsung memberikan pertolongan.















